Selasa, 20 Oktober 2009

Aku dan Dia

Aku mencintainya
Aku merindukannya
Aku mengaguminya
Aku membutuhkannya
Aku menantikannya
Seorang yang tak pernah kutatap wajahnya
Seorang yang tak pernah kudengar suaranya
Seorang yang tak pernah kumengerti perangainya
Seorang yang tak pernah kutahu tempatnya
Seorang yang tak pernah kusangka datangnya
Namun aku yakin orang itu adalah yang terbaik dariNya
Untuknya aku akan setia
Untuknya aku akan tertawa
Unuknya aku akan teteskan airmata
Untuknya aku akan ada
Untuknya aku akan menjaga

Untuknya... karena Allah semata

Stttt....

Ada yang menawan aku disini
dalam mimpi tak bertepi
mimpi yang seolah hakiki
hakiki yang seolah mimpi

Aku semakin bergulung dalam kekalutan
Mancari hari yang terlewatkan
Menanti sosok yang tersingkirkan
Dan kini pergi karena tak terhiraukan

Kemarin aku tak bisa mempertimbangkan
mana yang harus aku tunjukkan
wajah biru
atau malu

Hingga kini pun aku tak mampu memainkan
karena ini tak kuanggap sebagai permainan
dan akankah kamu kembali terulang?
dengan hati yang tak merasa terbuang

Minggu, 18 Oktober 2009

Tawa Ukhtiku Tercinta

Langit biru memperlebar tawa kita
Desau angin memenjara kita dalam ceria
Jengkal langkah semakin pendek terasa
walau hari begitu panjang bercerita

Kita tak merasa lelah
walau kadang merasa jengah
kita tak merasa kalah
walau pernah ingin menyerah

Dalam sedih masih saja ada tawa
dalam tangis masih saja ada canda

Dan begitulah rentetan hari membawa kita pada sebuah cerita
cerita tentang tawa yang tak ada habisnya

Mawar-Mawar Putih


Untaian mawar putih itu
berkelompok
kuncupnya sedikit terbuka
namun belum utuh mekarnya

Mereka mempesona diantara mawar lainnya
putih diantara merah

Berpegang pada aqidah dan syariah
kala mawar lainnya berpegang pada titah dunia

Mawar-mawar putih itu sedikit jumlahnya
hanya ada beberapa diantara ratusan mawar merah


Tak sedikitpun mereka mencecap nikmatnya haram cinta
tak sejengkalpun mereka tergoda untuk menjadi merah

Memang sudah menjadi fitrah
cinta, kebebasan, serta kesenangan
namun mawar-mawar putih
tetap suci pada putihnya
teguh melawan segala keinginan yang bermuara pada keharaman

Mawar-mawar putih
berbalut baju putih abu-abu
dengan kerudung lebar menutup malu
berjalan pada jembatan persahabatan
saling mengingatkan dan menguatkan
kala badai datang menggoyahkan

Mawar-mawar putih
tak sedikitpun terjamah
seperti mawar merah yang murah

Mawar-mawar putih
memenuhi janji diri
tak akan menyerahkan kesucian hati pada yang bukan dihalalkan

Mawar-mawar putih
berbalut baju putih abu-abu
bercengkrama di mushollah sekolah
berbincang tentang aqidah

Kini... mawar-mawar putih telah menapaki hidup yang berbeda
namun masih tetap pada prinsip yang sama
kini putih abu-abu tak lagi membalutnya
digantikan dengan jubah

Kini... mawar-mawar putih makin berseri
ditemani mimpi
ia menjadi muslimah sejati
InsyaAlloh...

Ketika Dunia Terbalik Dalam Menerka

Bagaimana cara mengkritisi yang baik? Maaf saya belum tahu caranya, saya hanya seorang gadis dengan pemahaman ilmu yang sangat sempit, gaya bahasa dan diksi yang seadanya, dan tak punya banyak pengalaman dalam kehidupan. Tapi... saya sangat ingin sekali mengkoreksi apa yang berlawanan dengan cara berpikir saya, saya ingin sekali mengkritisi apa yang sering kali membuat saya mengelus dada. Entah sejak kapan mulanya kebiasaan pacaran dengan gaya berlebihan menjadi trend di tengah-tengah anak muda, dan tak tersisakan sedikitpun rasa malu pada mereka yang begitu gemar mengumbar kemesraan yang sesungguhnya adalah keharaman yang berujung kemurkaan Alloh.

Dan yang lebih memprihatikan lagi, banyk diantara mereka yang tak tahu bahwa pacaran sebelum nikah adalah dosa berpegangan tangan,ciuman dan pelukan itu adalah bagian dari zina, Astaugfirullah... dimanakah Islam? dimanakah Qur An? dimanakah sendi-sendi berpikir yang berakar darinya? katanya negara ini mayoritas penduduknya beragam Islam? tapi... kenapa terlihat seperti negara atheis? Negara yang masyarakatnya mengesampingkan aturan Islam hanya untuk kenimkmatan yang menyesatkan?

Kenapa sekarang semua menjadi serba terbalik? Yang benar dianggap aneh, dan yang salah malah justru dianggap wajar dan biasa. Mengapa saat di kampus semua mata menaruh curiga pada mahasiswi yang bercadar? namun, mereka menganggap sebagai suatu kewajaran jika di kampus ada mahasiswa yang memakai celana turun pinggang. Kenapa sekarang semua menganggap remaja yang tak mau pacaran adalah kumpulan orang-orang yang berlebihan, ketinggalan zaman, terlalu fanatis terhadap Islam? Lantas mereka begitu berbangga hati jika punya catatan pacaran berkali-kali. Kenapa sekarang banyak orangtua yang khawatir jika anaknya ikut dalam organisasi keislaman?dan dalih tersebut berdasarkan penilaian bahwa semua organisasi keislaman adalah organisasi yang sarat dengan terorisme, tapi... kenapa para orangtua tak pernah takut,atopun khawatir malah justru mereka bangga jika anak-anaknya tergabung dalam club modelling, club chlidleader dan club-club sejenis lainnya. Tidakkah mereka mengerti mana yang baik bagi buah hatinya dan mana yang akan menjerumuskannya pada lembah binasa di hari depan nanti?

Andai saja semua manusi bisa memilah dan memilih mana yang salah dan yang benar bukan mana yang terlihat pantas dan mana yang terlihat tidak pantas,karena kadar kepantasan seringkali menjerumuskan,sesuatu yang terlihat takpantas seringkali sesuatu yang utama dalam agama,dan sesuatu yang terlihat pantas dimata manusia seringkali menjerumuskan kita pada neraka,

Semoga Alloh menganugerahkan pada kita semua otak yang selalu melihat sesuatu dari benar atau tidaknya dalam agama,bukan melihat sesuatu baik atauburuknya dimata manusia. Amiiin...

Hari yang Melelehkan

Astaugfirullah...nih hari beda banget ama kemaren-kemaren, panas buanget euy. Sampe-sampe aku nanya ke ayah tadi siang, yah matahari masih satu kan? (maksude kok panas banget apa diatas sana matahari udah ada dua?) ehh ayahku malah berbalas lawakan, dia bilang gini "panas ya? ya iyalah kan matahari buka cabang dimana-mana" kakkakkakkk...lucu juga tuh jawaban,ngerti nggak maksudnya apaan?jangan-jangan cuman aku yang tahu maksud bahasanya ayahku? maksudnya tuh matahari departement store udah buka cabang dimana-mana, hehehhh nggak nyambung n nggak penting banget deh

Btw bicara tentang tingkat kepanasan saat ini suer selama aku hidup di bumi Tanggul Kabupaten Jember tercinta ini, baru kali ini aku ngerasain yang namanya panas setengah mati, ehm belum juga di neraka ya kita udah ngeluh terhadap cuaca yang panas, lah gimana entar rasanya di neraka? Waduh pasti berjuta-juta kali lipat dari pada rasa panas yang ada di dunia.

Bicarain neraka jadi inget dosa,udah ada berapa rol ya catatan dosa-dosa kita? WADUH... pasti saking banyaknya ampe gak keitung deh tuh rol nya, untuk itu Ya Alloh Ya Rahman ...Ya Rahim...ampunilah dosa-dosa hamba, agar hamba terhindar dari panas yang amat teramat dahsyat itu ya Alloh...

Sabtu, 17 Oktober 2009

Dasar Cowok Aneh

Kemaren ada kejadian menjengkelkan plus lucu yang aku alami. Waktu aku mau berangkat kuliah kira-kira jam setengah delapan pagi, saat keluar dari rumah aku ngerasa ada seseorang yang mengikutiku, orangnya sih gak bertampang serem umurnya mungkin 23an, dia pake topi ama pake jaket jeans, tapi walaupun gak bertampang serem tetep aja bikin takut. Awalnya aku berusaha meyakinkan diri bahwa ini kekhawatiranku saja, lagian mana mungkin ada yang ngikut-ngikutin aku kayak gitu emang siapa gue coba! Nah tapi kekhawatiranku itu bukannya ngilang malahan bertambah, ternyata tuh cowok beneran ngutitin aku, pas aku lagi nungguin bis dia malah berdiri pas disampingku sambil manggil-manggil kagak jelas gitu, tapi karena aku nggak ngerasa kenal yaudah aku cuma noleh sekilas n kagak aku rewes tuh cowok, naas nya lagi mana nggak ada bis, aku nunggu ampe dua puluh menitan n baru deh ada bis yang terlihat dari kejauhan. Kupikir setelah aku naek bis tuh cowok bakalan pergi jauh-jauh dari pandangan mataku, ehh ternyata dia naik bis yang aku naiki juga, MasyaAlloh, terus biar aman akhirnya aku punya akal, aku pura-pura mau duduk di barisan kursi paling belakang, n ternyata tuh cowok juga mau duduk di kursi yang bersebelahan dengan kursi yang hendak aku duduki itu, nah setelah dia duduk aku nyelonong ke barisan kursi yang paling depan, eh tau-taunya dia tetep ngikutin aku,parah...parah! Apa dia pikir aku ini Zaskia Mecca ato Oki Setiana Dewi ya? Entahlah aku mulai curiga jangan-jangan tuh cowok mau nagih utang ke aku lagi, ato dia mau minta tanda tangan? ato jangan-jangan dia minta foto bareng? waduhh nggak tahu lah...
Nah lanjut ama cerita tuh cowok yang terus ngikutin aku di dalam bis.
Untungnya aku duduk di kursi sebelah kanan yang isinya tiga kursi, n di kursi itu udah ada seorang bapak ama anaknya, jadi aku bisa duduk di tepi dan nggak takut lagi bakalan di deket-deketin ama tuh cowok kurang kerjaan. Tapi... Alamak nampaknya tuh cowok bener-bener kurang kerjaan banget, masa dia duduk di kursi sebelah kiri sejajar dengan kursiku n tuh kursi udah didudukin ama nenek-nenek eh bukan deng tepatnya buyut-buyut coz tuh nenek udah tua banget, hem... tega banget sih tuh cowok padahal kan tuh nenek sedang terlelap diatas dua kursi itu eh dia malah nyuruh tuh nenek geser posisinya, waduh...waduh...
Udah gitu setelah dia duduk eh dia malah sengaja deket-deketin kepalanya ama kepalaku, maunya apa coba? aku sempat mikir ni cowok kayaknya rada'.... deh (isi titik2 tersebut dengan kata yang terdiri dari empat huruf)
Tapi... ternyata Alloh menolongku, tahu nggak apa yang terjadi ama tuh cowok, dia yang telah membuatku ketakutan setengah mati n membuat si nenek tua nan malang terbangun dari tidurnya, akhirnya diberi hukuman ama Alloh dengan cara menidurkan nenek tua nan malang itu diatas pangkuannya, ha...ha...ha, lucu banget tampang tuh cowok saat tiba-tiba tubuh kurus nan renta si nenek jatuh di atas pangkuannya dan kemudian tertidur lelap.so sweet...
N tuh cowok ternyata bener-bener sadis, masa' dia tega bangunin tuh nenek untuk yang kedua kalinya, dan kemudian dia pindah lagi ke bangkunya yang semula.
Tapi meskipun tuh cowok udah menjauh dariku aku tetep aja ngerasa nggak nyaman, ya iyalah cewek mana yang nggak risih coba kalo digitukan? n itu membuatku merasa panjang perjalanan yang 30 km itu terasa amat sangat lama untuk diakhiri. Setelah nyampe terminal tawang alun, aku cepet-cepet turun dari bis maksudnya biar nggak dikutitin ama tu cowok kurang kerjaan, ehh tapi apa boleh buat penumpang yang turun behh banyak pisan, ya mesti ngantri, dan tanpa dinyana-nyana tuh cowok ngelakuin hal yang bener-bener bikin aku marah, masa' dia sengaja pegang tanganku, maunya apa coba? dia pikir aku ini akhwat apaan? sebenernya aku pengen banget marah-marahin tuh orang, tapi... biar lebih amat mending aku buruan kabur n masuk ke dalam angkot, dan ternyata tuh cowok masi aja ngejar-ngejar aku, Ya Alloh... berilah dia pekerjaan lain yang lebih bermanfaat agar dia nggak ngelakuin hal seaneh ini...ck...ck...ck
Alhamdulillah akhirnya aku berhasil masuk ke salah satu angkot yang udah penuh n siap berangkat, n dari kaca angkot aku sempat ngeliat tuh cowok tolah-toleh kayak nyari sesuatu.
Hem... bener-bener cowok kurang kerjaan yang aneh dan malang, semoga Alloh memberinya banyak pekerjaan yang lebih membawa kemaslahatan bagi dirinya, amiiin